Dalam bahasa Arab, kita sering menemukan kata yang digunakan untuk menggantikan nama orang atau benda agar kalimat tidak terasa panjang dan berulang. Kata ganti seperti ini disebut الضَّمِير(dhamīr). Dhamir berfungsi untuk menggantikan isim (kata benda) dan membantu kita menyampaikan makna dengan lebih efektif.
Secara umum, dhamir dalam bahasa Arab terbagi menjadi dua jenis besar, yaitu dhamir yang tampak dan dhamir yang tersembunyi.
Dhamir Tampak (الضَّمِير البَارِز)
Disebut dhamir tampak karena bentuknya jelas terlihat dalam kalimat, baik dalam tulisan maupun ucapan. Dhamir tampak terbagi menjadi dua macam, yaitu dhamir terpisah dan dhamir melekat.
1. Dhamir Terpisah (ضَمِير مُنْفَصِل)
Dhamir terpisah adalah dhamir yang berdiri sendiri dan tidak menyatu dengan kata lain. Dhamir ini sering digunakan sebagai subjek atau pelaku dalam kalimat.
Contohnya:
- أنا (saya)
- نحن (kami)
- أنتَ / أنتِ (kamu)
- هو / هي (dia)
Perhatikan contoh kalimat berikut:
أَنَا أَدْرُسُ اللُّغة العرَبيّة
Saya belajar bahasa Arab.
Pada kalimat tersebut, kata أنا berfungsi sebagai pelaku yang melakukan perbuatan belajar.
Selain sebagai subjek, dhamir terpisah juga bisa digunakan sebagai objek untuk penegasan, misalnya pada kalimat:
إِيَّاكَ نَعْبُدُ
Hanya kepada-Mu kami menyembah.
2. Dhamir Melekat (ضَمِير مُتَّصِل)
Berbeda dengan dhamir terpisah, dhamir melekat tidak bisa berdiri sendiri. Dhamir ini selalu menyatu dengan kata lain, seperti kata kerja atau kata benda.
Contoh dhamir melekat pada kata kerja:
- ذهبتُ (aku pergi)
- كتبنا (kami menulis)
Contoh dhamir melekat yang menunjukkan kepemilikan:
- كتابي (bukuku)
- بيته (rumahnya)
Dari contoh tersebut, kita bisa melihat bahwa satu kata saja sudah dapat mengandung makna pelaku atau kepemilikan.
Dhamir Tersembunyi (الضمير المستتر)
Selain dhamir yang tampak, dalam bahasa Arab juga terdapat dhamir tersembunyi, yaitu dhamir yang tidak ditulis dan tidak diucapkan, tetapi dapat dipahami dari bentuk kata kerjanya.
Contohnya:
- أذهبُ (aku pergi) → dhamirnya adalah أنا, meskipun tidak ditulis
- يذهبُ (dia pergi) → dhamirnya adalah هو
Artinya, meskipun dhamir tidak muncul secara langsung, pembaca atau pendengar tetap dapat memahami siapa pelakunya melalui bentuk fi‘il yang digunakan.
.jpg)
0 Comments